Gold Clock

Minggu, 23 Oktober 2011

Khasiat KAYU STIGI

Pernah mendengar nama kayu stigi? Kayu ini terdiri dua jenis, stigi darat dan stigi laut, disesuaikan dengan media tumbuhnya yaitu di darat dan di laut. Stigi darat biasa tumbuh di bukit atau gunung, stigi laut tumbuh di karang.
Stigi darat, biasanya berwarna tua seperti hitam ataupun merah. Sedankan stigi laut berwarna lebih cerah, yaitu coklat muda atau kuning. Kesamaan dari dua jenis stigi ini, tenggelam jika dimasukkan ke air. Di laut. kayu ini akan tenggelam sampai ke dasar.
Stigi dikenal dalam dunia pengobatan tradisional. Salah satu khasiatnya, penawar racun binatang berbisa. Jika ditempelkan pada bagian tubuh yang tergigit atau tersengat binatang berbisa dapat melekat kemudian mengisap bisa yang berada di dalam tubuh korban hingga habis. Kemudian stigi terlepas dari kulit dengan sendirinya.
Stigi memiliki khasiat penyembuhan tetapi kayu ini tidak mudah didapatkan. Jadi bagi Anda yang memiliki harus merogoh kocek cukup dalam. Seperti halnya di Toko Udin Borneo kawasan Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Kabupaten Banjar, stigi dibanderol Rp1,5 juta.
Hidayat pengelola Toko Udin Borneo, mengatakan, selain sebagai penawar racun, stigi juga dijadikan bahan membuat biji tasbih. Selain itu banyak lagi penggunaan stigi sesuai dengan kepercayaan orang.
“Konon, zaman dulu kayu stigi dimanfaatkan para jawara agar tahan pukul dan memperkuat pukulan,” jelasnya.
Stigi juga diyakini sebagian orang untuk meningkatkan kharisma dan wibawa terutama bagi para pemimpin. Kayu stigi juga digunakan untuk menghindari niat jahat dan sihir. Sedangkan untuk kesehatan, membantu menyembuhan gangguan reumatik.
Bagaimana mengetahui stugi asli dan palsu? Sebagaimana disebutkan di atas, stigi akan tenggelam jika dimasukkan ke air, meskipun kayu stigi itu hanya potongan kecil. Kemudian perhatikan warna stigi, jika mengilap, dimungkinkan karena bahan kimia.
Ciri lainnya, stigi asli jika diamplas maka warna serbuknya sesuai warna kayunya alias tidak berubah warna. Stigi coklat serbuknya coklat, demikian pula stigi hitam maupun kuning.

1 komentar:

  1. Saya punya sumber kayu Stigi laut dalam jumlah besar.
    Namun saya kesulitan utk mengirimnya sampai ke konsumen di jawa.

    Pernah coba gunakan angkutan kapal, namun sampai di tempat sudah layu dan kemudian mati.

    Barangkali teman teman ada yg berminat membeli sekaligus kasih saran cara pengiriman yg benar.

    BalasHapus